Minggu, 11 Oktober 2009

buah merah

KATA PENGANTAR


puji syukur kami berikan kepada allah swt, karena dengan rahmatnya kami dapat menyelesaikan makalh ini dengan baik.
sebagai manusia biasa, penulis sadar bahwa masih banyak kekurangan dalam makalah ini. oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun kami harapkan demi tercapainya makalah yang lebih baik lagi.
semoga makalah ini bermanfaat bagi semua pihak yang membaca. terima kasih.


MALANG, 24 MEI 2009




PENULIS



















DAFTAR ISI

BAB I
Pendahuluan 4

BAB II
Rumusan masalah 5

BAB III
Pembahasan 6
Definisi buah merah 6
Ciri-ciri buah merah 6
Budidaya buah merah 7
Kandungan yang dimiliki buah merah 7
Khasiat buah merah 8
Peran buah merah dalam penyembuhan 8

BAB IV
Penutup
Kesimpulan 10
Saran 10






















BAB I
PENDAHULUAN


Semakin beraneka ragamnya jenis penyakit-penyakit yang muncul membuat para ahli kesehatan menjadi kewalahan menciptakan obat yang dapat menyembuhkan penyakit-penyakit tersebut. Terlebih lagi jenis-jenis penyakit kronis yang sangat berbahaya yang mana dapat menyebabkan hilangnya nyawa dari orang yang menderitanya. Hal ini juga membuat semua orang ketakutan, mereka khawatir terserang penyakit yang tidak ada obatnya. Seperti contohnya HIV/AIDS, siapa yang tidak takut dengan penyakit yang satu ini? Memang telah banyak penyuluhan untuk menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan penyakit ini, tetapi sebagian orang yang sudah terserang biasanya mereka putus asa dan kehilangan semangat hidupnya.
Tetapi semua itu berubah, ketika mulai ditemukan titik terang yang membuat semangat hidup mereka mulai bangkit kembali. Ini setelah diadakannya penelitian terhadap suatu tanaman yang memiliki buah yang dinamakan buah merah. Penelitian ini dapat membuktikan bahwa buah merah memiliki manfaat yang sangat besar dalam dunia kesehatan. Terbukti dari beberapa orang yang menderita penyakit kronis dapat merasakan manfaat besar dari buah merah, hingga kini telah ribuan orang yang merasakannya.





























BAB II
RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang pada bagian pendahuluan, maka makalah ini kami susun untuk mengetahui:
1)Apakah buah merah itu?
2)Bagaimanakah ciri-ciri dari buah merah?
3)Siapakah yang mempelopori budidaya buah merah?
4)Dimanakah banyak dibudidayakan buah merah?
5)Apa sajakah kandungan yang dimiliki oleh buah merah?
6)Apa saja khasiat buah merah?
7)Bagaimana peran buah merah dalam proses penyembuhan?















BAB III
PEMBAHASAN

Buah Merah Papua
?
Pandanus conoideus



Klasifikasi ilmiah



Nama binomial

Pandanus conoideus
Lam.
















Buah Merah adalah sejenis buah tradisional dari Papua. Oleh masyarakat Wamena, Papua, buah ini disebut kuansu. Nama ilmiahnya Pandanus Conoideus Lam karena tanaman Buah Merah termasuk tanaman keluarga pandan-pandanan dengan pohon menyerupai pandan, namun tinggi tanaman dapat mencapai 16 meter dengan tinggi batang bebas cabang sendiri setinggi 5-8 m yang diperkokoh akar-akar tunjang pada batang sebelah bawah.
Kultivar buah berbentuk lonjong dengan kuncup tertutup daun buah. Buah Merah sendiri panjang buahnya mencapai 55 cm, diameter 10-15 cm, dan bobot 2-3 kg. Warnanya saat matang berwarna merah marun terang, walau sebenarnya ada jenis tanaman ini yang berbuah berwarna coklat dan coklat kekuningan.
Bagi masyarakat di Wamena, Buah Merah disajikan untuk makanan pada pesta adat bakar batu. Namun, banyak pula yang memanfaatkannya sebagai obat. Secara tradisional, Buah Merah dari zaman dahulu secara turun temurun sudah dikonsumsi karena berkhasiat banyak dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti mencegah penyakit mata, cacingan, kulit, dan meningkatkan stamina.
Budidaya
Budidaya tanaman dipelopori oleh seorang warga lokal Nicolaas Maniagasi sejak tahun 1983, dan atas jerih payahnya tersebut mendapatkan penghargaan lingkungan hidup Kehati Award 2002. Buah ini banyak terdapat di Jayapura, Manokwari, Nabire, dan Wamena.
Kandungan yang dimiliki Buah Merah
Adapun penelitian tentang khasiat pengobatan Buah Merah pertama kali dilakukan oleh peneliti dosen Universitas Cendrawasih di Jayapura yaitu Drs. I Made Budi M.S. sebagai ahli gizi dan dosen Universitas Cendrawasih sempat mengamati secara seksama kebiasaan masyarakat tradisional di Wamena, Timika dan desa-desa kawasan pegunungan Jayawijaya yang mengkonsumsi Buah Merah. Pengamatan atas masyarakat lokal berbadan lebih kekar dan berstamina tinggi, padahal hidup sehari-hari secara asli tradisional yang serba terbatas dan terbuka dalam berbusana dalam kondisi alam yang keras serta terkadang bercuaca cukup dingin di ketinggian pegunungan. Keistimewaan fisik penduduk lain yakni jarang yang terkena penyakit degeneratif seperti: hipertensi, diabetes, penyakit jantung dan kanker.
Dengan meneliti kandungan komposisi gizinya, ternyata dalam ujud sari Buah Merah itu banyak mengandung antioksidan (kandungan rata-rata):
Karoten (12.000 ppm)
Betakaroten (700 ppm)
Tokoferol (11.000 ppm)
Di samping beberapa zat lain yang meningkatkan daya tahan tubuh, antara lain: asam oleat, asam linoleat, asam linolenat, dekanoat, Omega 3 dan Omega 9 yang semuanya merupakan senyawa aktif penangkal terbentuknya radikal bebas dalam tubuh.
Betakaroten berfungsi memperlambat berlangsungnya penumpukan flek pada arteri. Jadi aliran darah ke jantung dan otak berlangsung tanpa sumbatan. Interaksinya dengan protein meningkatkan produksi antibodi. Ini meningkatkan jumlah sel pembunuh alami dan memperbanyak aktifitas sel T Helpers dan limposit. Suatu kutipan studi membuktikan konsumsi betakaroten 30-60 mg/hari selama 2 bulan membuat tubuh dapat memperbanyak sel-sel alami pembasmi penyakit. Bertambahnya sel-sel alami itu menekan kehadiran sel-sel kanker karena ampuh menetralisasikan radikal bebas senyawa karsinogen penyebab kanker.
Dalam beberapa penelitian terbatas yang dilakukan I Made Budi dengan metode pengobatan langsung dengan Sari Buah Merah, peneliti mengungkapkan keberhasilan yang amat tinggi dalam upaya pengobatan yang dilaksanakan terhadap beberapa penyakit.



Khasiat Buah Merah
Buah Merah, Sejauh ini tak sedikit penderita penyakit degeneratif dan kronis, seperti diabetes, kolesterol, jantung, kanker, bahkan AIDS yang sebelumnya telah kehilangan harapan hidup kembali bisa bernafas lega setelah mendengar buah merah mampu mengobati berbagai penyakit tersebut.
Selain mengandung senyawa antioksidan dan antivirus dalam dosis tinggi, buah merah juga mengandung vitamin dan mineral esensial yang cukup lengkap. Zat-zat gizi yang terkandung dalam buah merah terbukti sangat efektif untuk mengatasi berbagai penyakit degeneratif dan gangguan metabolisme akibat pola makan yang keliru.
Sari buah merah yang diolah dari 100% daging buah Pandanus Conoideus Lam mengandung senyawa antioksidan dalam dosis tinggi. Di antaranya betakaroten, tokoferol, dan virblastin. Selain itu buah merah juga mengandung asam oleat dan asam linoleat, asam lemak tak jenuh yang gampang diserap oleh tubuh. Kandungan beta karoten, tokoferol, asam lemak tak jenuh (omega 3, omega 6, omega 9), kalsium, energi, dan zat aktif lainnya terbukti sangat berpengaruh dalam membantu proses penyembuhan.
Sari buah merah dikenal sebagai obat tradisional dari Papua yang secara empiris telah terbukti sebagai obat alternatif untuk menyembuhkan penyakit-penyakit seperti kanker, hiv aids, tumor, hipertensi dll. Saat ini sari buah merah memang sudah gampang diperoleh, karena semakin banyaknya produsen ataupun penjual yang menawarkan produk sari buah merah. Hal ini jugalah yang justru membuat Anda bingung untuk memilih produk sari buah merah yang baik, produk sari buah merah yang berkualitas, asli dan murni. Akan tetapi, sebaiknya anda harus berhati-hati dalam memilihnya.
Peran Buah Merah dalam Membantu Proses Penyembuhan
Kanker dan Tumor Kanker adalah pertumbuhan sel abnormal yang tumbuh dengan cepat dan tak terkendali. Penyebabnya zat karsinogen, radiasi, virus, hormon.
Kandungan tokoferol dan beta karoten merupakan antioksidan (penangkal racun) dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta mencegah dan menghambat permbiakan sel-sel kanker (karsinogen).
Hepatitis
Hepatitis merupakan gangguan pada fungsi hati yang sebagian besar disebabkan adanya virus. Hepatitis B dan C yang tidak diobati dapat berkembang menjadi kanker hati (sorosis).
Sari buah merah mengandung antivirus dan antioksidan yang dapat menghambat pembentukan sel kanker. Selain itu, sari buah merah memacu regenerasi sel hati.

Hipertensi, Stroke, dan Serangan jantung Seseorang dinyatakan hipertensi bila tekanan darahnya di atas 140/90 mm Hg. Orang beresiko terkena hipertensi bila tinggi kolesterol, makan makanan beralkohol, merokok, obesitas, dan kurang olah raga. Penyakit yang sering menyertai hipertensi yaitu stroke dan serangan jantung.
Buah merah mengandung tokoferol yang dapat mengencerkan darah dan memperlancar sirkulasi darah sehingga kandungan oksigen dalam darah normal. Beta karoten dapat memperlambat penumpukan flek dalam pembuluh darah sehingga aliran darah ke otak maupun jantung dapat berjalan lancar.
Kolesterol
Tinggi kolesterol dalam darah, terutama trigliserida dan HDL (High Density Lipoprotein), dapat menyebabkan pengapuran dan penyempitan pembuluh darah di jantung, otak dan ginjal. Pemicunya adalah konsumsi makanan yang mengandung asam lemak jenuh yang berlebihan.
Sari buah merah dapat menetralisir kolesterol dalam darah.
Diabetes mellitus Kelenjar pankreas dalam tubuh tidak dapat memproduksi insulin dalam jumlah yang dibutuhkan sehingga penyerapan gula darah kurang. Akibatnya kadar gula dalam darah meningkat.
Tokoferol memperbaiki kerja pankreas menjadi normal kembali.
Osteoporosis (pengeroposan tulang) Penyebab utama karena tubuh kekurangan kalsium sehingga kalsium di dalam tulang diurai untuk mencukupi kekurangan tersebut.
Dengan kandungan kalsium yang tinggi. Buah merah dapat menambah jumlah kalsium dalam tubuh sehingga dapat mencegah dan mengobati osteoporosis.
Gangguan Mata Gangguan mata yang disebabkan kurangnya vitamin A dapat diatasi dengan buah merah. Beta karoten (provitamin A) dalam buah merah akan diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh.
Meningkatkan Kecerdasan Kandungan omega 3 dan omega 6 dalam buah merah dapat merangsang kecerdasan.
Meningkatkan Gairah Seksual dan Kesuburan Sari buah merah dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual. Adapun tokoferol atau vitamin E yang tinggi dapat meningkatkan kesuburan, baik pada pria atau wanita.





BAB IV
PENUTUP

Kesimpulan: Buah merah merupakan tanaman khas asli Papua yang memiliki banyak manfaat/khasiat dalam dunuia medis juga sebagai bahan pangan oleh masyarakat Papua pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Saran : Sebaiknya Buah Merah tidak hanya dibudidayakan di daerah Papua saja akan tetapi lebih baik apabila dikembangkan di seluruh wilayah Indonesia.





























Daftar pustaka

http://www.geocities.com/lanklax/buahmerah/

http://www.buahmerahoil.com/

http://www.buahmerah.com/

http://id.wikipedia.org/wiki/Buah_Merah_Papua

http://www.deherba.com/sekilas-buah-merah.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar